Pages

Friday, 19 June 2015

Pembahasan dan Contoh Struktur Kontrol Percabangan SWITCH-CASE pada Bahasa Pemrograman C++

Kita lanjutkan postingan sebelumnya mengenai struktur kontrol percabangan pada Bahasa Pemrograman C++, di awal kita sudah membahas tentang struktur control IF dan contohnya. Sekarang kita akan membahas tentang struktur control percabangan menggunakan SWITCH-CASE.
Bentuk umum dari SWITCH-CASE bisa dilihat di bawah ini.



















Tipe data dari ekspresi haruslah bilangan bulat atau karakter. Selain tipe tersebut, C++ tidak mengijinkannya. Statemen default digunakan untuk mengeksekusi statemen alternatif, yaitu ketika nilai yang diinputkan tidak ada yang sesuai dengan nilai_konstan yang telah didefinisikan. Sedangkan statemen break berfungsi sebagai statemen peloncatan.

Berikut contoh program yang menggunakan struktur control percabangan SWITCH-CASE




































Outputnya sebagai berikut:

Output diatas terjadi ketika kita menginputkan 6, namun jika kita menginputkan bilangan selain 6 apa yang akan terjadi? Ya, betul sekali, yang akan keluar adalah statemen alternative default. Seperti di bawah ini.

Bagaimana? Lebih mudah mana menggunakan struktur control percabangan SWITC-CASE atau IF? Jika agak-agak lupa dengan percabangan IF bisa di baca disini Struktur Kontrol Percabangan Menggunakan IF untuk Bahasa Pemrograman C++.
Oiya, hampir lupa. Selain contoh diatas ada contoh lain menggunakan SWICT-CASE. Check it out.


Outputnya bisa dilihat di bawah ini:

Itu tadi penjelasan dan contoh dari percabangan menggunakan SWITCH-CASE, semoga bisa membantu. Jika ada yang kurang jelas atau ingin ditanyakan bisa comment di bawah post. Terima kasih.









No comments:

Post a Comment