Pages

Thursday, 18 June 2015

Struktur Kontrol Percabangan Menggunakan IF untuk Bahasa Pemrograman C++

Seharusnya hari ini saya haarus mencuci karena pakaian kotor sudah menumpuk tapi apa daya tangan ingin mengetik di atas keyboard. Sementara mencucinya di pending dulu aja, hehe.

Nah, kemarin kita sudah belajar C++ sampai operator. Sekarang saatnya kita belajar tentang percabangan. Percabangan yang dimaksud adalah pemilihan statement yang akan dieksekusi dimana pemilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu.

Di dalam C++ ada dua jenis percabangan , yaitu menggunakan struktur if dan struktur switch. Statemen yang ada di percabangan akan dieksekusi hanya jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (bernilai benar). Jika kondisi tidak memenuhi (bernilai salah) maka statemen tersebut tidak akan dieksekusi.


Dalam menuliskan kondisi/syarat selalu digunakan operator relasional sebagai sarana untuk melakukan proses pengecekan :
Operator
Arti
< 
Lebih besar
> 
Lebih kecil
<=
Sama dengan
>=
Lebih atau sama
==
Kurang atau sama
!=
Tidak sama dengan

Lalu bagaimana implementasinya? Simak penjelasan di bawah ini.
  1.   Struktur IF satu kondisi

           Struktur umumnya yaitu :

            if (kondisi) {
                 statemen1;
                 statemen2;
                 …..         
             }

            Dan contohnya :


               outputnya:


        
  2.     Struktur IF dua kondisi

Struktur percabangan jenis ini sedikit lebih  kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki satu buah kondisi. Pada struktur jenis ini terdapat statemen khusus untuk mengatasi kejadian apabila kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah)
Strukturnya :

if (kondisi)
   {      statemen_jika_kondisi_terpenuhi;    }
else
    {     statemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi;    }

Contoh:


      
      outputnya: 

     
      3.    Struktur IF tiga kondisi atau lebih
Percabangan jenis ini merupakan perluasan dari struktur percabangan dengan satu dan dua kondisi dengan menambahkan satu atau lebih kondisi ke dalamnya. Strukturnya yaitu :

if (kondisi_1)
   {statemen_jika_kondisi_1_terpenuhi;}
else if (kondisi_2)
    {statemen_jika_kondisi_2_terpenuhi;}
else if (kondisi_3)
    {statemen_jika_kondisi_3_terpenuhi;}
else
    {statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terpenuhi;}

Contoh : 


outputnya:


Nah itu tadi percabangan menggunakan struktur IF.
Berikut ada satu contoh program yang menggunakan struktur IF, yaitu program menentukan bilangan ganjil dan genap. Source code bisa dilihat di bawah ini.

Source code :
#include <iostream>
#include <conio.h>

using namespace std;

main(){
int nilai;
cout<<"Masukkan Bilangan = ";
cin>>nilai;
if (nilai % 2 == 0){//cek apakah habis dibagi 2
   cout<<"Bilangan yang dimasukkan adalah bilangan GENAP";
}
else{
   cout<<"Bilangan yang dimasukkan adalah bilangan GANJIL";
   }
getch();
}

dan outputnya :


Nah itu tadi contoh-contoh program menggunakan percabangan IF, di postingan selanjutnya kita akan membahas percabangan menggunakan SWITCH. Nantikan ya.
Semoga bermanfaat dan see you di postingan selanjutnya.

No comments:

Post a Comment